Dari MDGs hingga MDG99: Evolusi Tujuan Global


Pada tahun 2000, para pemimpin dunia berkumpul di Markas Besar PBB di New York untuk mengadopsi Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs), yang merupakan serangkaian delapan target ambisius yang bertujuan untuk mengatasi tantangan utama global seperti kemiskinan, kelaparan, penyakit, dan kelestarian lingkungan. MDGs dipandang sebagai inisiatif inovatif yang menyatukan negara-negara, organisasi internasional, dan masyarakat sipil untuk bekerja mencapai tujuan bersama demi kemajuan umat manusia.

Selama 15 tahun berikutnya, kemajuan signifikan dicapai dalam mencapai MDGs, dengan banyak negara mengalami perbaikan di berbagai bidang seperti akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan air bersih. Namun, seiring dengan semakin dekatnya batas waktu pencapaian MDGs pada tahun 2015, terlihat jelas bahwa masih terdapat kesenjangan dan tantangan besar yang perlu diatasi. Menanggapi hal ini, para pemimpin dunia sekali lagi bersatu untuk mengadopsi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yang merupakan serangkaian 17 tujuan yang didasarkan pada kemajuan yang dicapai dalam MDGs dan mengatasi tantangan baru seperti perubahan iklim, kesenjangan, dan pembangunan berkelanjutan.

Meskipun SDGs telah dipuji secara luas karena sifatnya yang komprehensif dan ambisius, terdapat pengakuan yang semakin besar bahwa tujuan-tujuan tersebut mungkin tidak cukup untuk mengatasi tantangan-tantangan kompleks dan saling terkait yang dihadapi dunia saat ini. Oleh karena itu, terdapat seruan untuk mengembangkan tujuan-tujuan yang lebih ambisius dan transformatif untuk memandu tindakan global di tahun-tahun mendatang.

Seruan ini telah menghasilkan usulan MDG99, yaitu serangkaian tujuan baru yang berupaya untuk mendorong batas-batas dari apa yang mungkin terjadi dan menginspirasi tindakan yang berani dan inovatif dalam skala global. MDG99 bertujuan untuk melampaui tujuan pembangunan tradisional dan fokus pada penciptaan dunia yang lebih adil, berkelanjutan, dan adil untuk semua. Beberapa bidang utama yang ingin diatasi oleh MDG99 meliputi:

1. Aksi iklim: MDG99 menyadari adanya kebutuhan mendesak untuk mengatasi perubahan iklim dan dampaknya terhadap manusia dan planet bumi. Sasaran tersebut memerlukan tindakan berani untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, transisi ke sumber energi terbarukan, dan membangun ketahanan terhadap dampak perubahan iklim.

2. Kesetaraan gender: MDG99 bertujuan untuk mencapai kesetaraan gender sepenuhnya dan memberdayakan semua perempuan dan anak perempuan. Hal ini termasuk memastikan akses yang setara terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan peluang ekonomi, serta mengakhiri segala bentuk kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan dan anak perempuan.

3. Perdamaian dan keadilan: MDG99 mengakui pentingnya mendorong masyarakat yang damai dan inklusif untuk pembangunan berkelanjutan. Tujuan dari deklarasi ini adalah untuk mengakhiri segala bentuk kekerasan dan konflik, serta menjamin akses terhadap keadilan bagi semua orang.

4. Inovasi dan teknologi: MDG99 berupaya memanfaatkan kekuatan inovasi dan teknologi untuk mengatasi tantangan global dan meningkatkan kehidupan masyarakat di seluruh dunia. Hal ini termasuk mendorong penelitian dan pengembangan di bidang-bidang utama seperti kesehatan, pertanian, dan energi bersih.

Secara keseluruhan, MDG99 mewakili visi baru untuk tujuan global yang berani, ambisius, dan transformatif. Hal ini mengakui sifat saling berhubungan dari tantangan-tantangan yang dihadapi dunia saat ini dan menyerukan tindakan terkoordinasi oleh semua negara dan pemangku kepentingan untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan adil bagi semua orang. Ketika kita melihat ke depan, jelas bahwa MDG99 akan memainkan peran penting dalam memandu tindakan global dan memastikan bahwa kita meninggalkan dunia yang lebih baik untuk generasi mendatang.